Akses Kemanusiaan & Peluang Bertahan Hidup: Pelajaran dari Gempa Venezuela dan Konflik Gaza
Ilustrasi (Pic: Grok AI) “Banyak orang meninggal bukan karena reruntuhan pertama, tetapi karena pertolongan datang terlalu lambat.” Gempa bumi besar di Venezuela kembali memperlihatkan sesuatu yang sudah lama diketahui dalam ilmu kebencanaan: manusia dapat bertahan hidup berhari-hari di bawah reruntuhan apabila masih memiliki rongga udara, kondisi fisik tertentu, dan pertolongan datang tepat waktu. Laporan mengenai korban yang ditemukan hidup puluhan jam setelah gempa mengingatkan dunia bahwa “jam emas” dalam penyelamatan tidak selalu berhenti dalam hitungan jam pertama. Di sisi lain, konflik bersenjata menghadirkan tantangan berbeda. Ketika operasi penyelamatan terhambat oleh pertempuran, risiko bagi korban yang terjebak meningkat secara drastis. Seandainya akses penyelamatan lebih aman dan lebih cepat, berapa banyak nyawa yang sebenarnya masih bisa diselamatkan? Mengapa Korban Gempa Masih Bisa Selamat Berhari-hari? Tim pencarian dan penyelamatan di berbagai negara telah be...