Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hukum

Asimetri Penderitaan Sipil Konflik Gaza–Israel: Kritik terhadap Narasi Simetri dan Implikasinya bagi Etika Kemanusiaan Global

Gambar
Ilustrasi penderitaan warga sipil (Pic: Grok AI) Banyak orang takut mengungkapkan hal ini karena takut dianggap tidak netral. Padahal netral yang mengaburkan fakta… itu bukan kebijaksanaan. Itu penghindaran Artikel ini mengkaji ketimpangan penderitaan sipil dalam konflik Gaza–Israel melalui kerangka  human security  dan teori konflik asimetris.  Berangkat dari kritik terhadap narasi “penderitaan simetris”, penelitian ini menunjukkan bahwa warga sipil Palestina di Gaza mengalami tingkat kerentanan yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan warga sipil Israel, ditinjau dari dimensi kehancuran infrastruktur, akses kebutuhan dasar, serta kapasitas perlindungan negara.  Studi ini berargumen bahwa penyamarataan penderitaan tidak hanya keliru secara empiris, tetapi juga berpotensi mengaburkan tanggung jawab moral dalam konflik bersenjata modern. Pendahuluan Dalam wacana global, konflik Gaza–Israel kerap dibingkai sebagai tragedi dua pihak dengan penderitaan yang setar...

Negara Kuat, Narasi Perang, dan Operasi Psikologis: Analisis Strategi Pembentukan Realitas dalam Konflik Modern

Gambar
Ilustrasi perang negara kuat (Pic: Grok AI) Bagian yang jarang diakui secara terbuka oleh negara mana pun: perang modern sering dimulai bukan dengan peluru pertama, tetapi dengan cerita pertama Dalam konflik modern, kekuatan militer tidak lagi menjadi satu-satunya instrumen dominasi.  Negara kuat juga membangun  narasi strategis  melalui propaganda, operasi psikologis (psychological operations), disinformasi, dan teknik manipulasi persepsi seperti  false flag operations .  Studi ini menganalisis bagaimana negara menggunakan kontrol informasi untuk mempengaruhi opini publik domestik maupun internasional.  Dengan pendekatan studi keamanan internasional dan teori konstruktivisme, penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membentuk persepsi seringkali sama pentingnya dengan kemampuan militer itu sendiri.  Narasi konflik dapat menentukan legitimasi perang, membentuk identitas musuh, dan mempengaruhi dukungan global terhadap suatu tindakan militer. Pendahul...