Isra Mi’raj sebagai Etika Kekuasaan: Spirit Transendensi vs Kejahatan Modern
Ilustrasi spirit transendensi vs kejahatan modern (Pic: Meta AI) Negara, AI, teknologi, dan pasar tidak kebal dari etika langit. Isra Mi’raj adalah peringatan bahwa kemajuan tanpa moral adalah bentuk iblis modern Isra Mi’raj adalah peristiwa metafisik yang dalam epistemologi Islam berfungsi sebagai legitimasi moral bagi hukum dan kekuasaan manusia . Tulisan ini menganalisis Isra Mi’raj bukan sebagai narasi mukjizat belaka, melainkan sebagai arsitektur etika yang menantang bentuk-bentuk kejahatan modern seperti aneksasi wilayah, deepfake, perampokan sistemik, dan kolonialisme digital. Argumen utama: masyarakat religius yang melakukan kejahatan struktural sedang melakukan “Mi’raj palsu” , yaitu naik dalam kekuasaan tetapi jatuh dalam kemanusiaan. Pendahuluan Isra Mi’raj terjadi pada saat Nabi Muhammad berada di titik terendah secara sosial dan politis: kehilangan Khadijah, ditolak Thaif, dikejar oleh elite Quraisy. Dalam situasi itulah, wahyu tidak data...