Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bisnis

Reaksi Pasar Saham Asia terhadap Sinyal Politik Greenland: Analisis Sentimen Risiko, Geopolitik Arktik, dan Rasionalitas Pasar Global

Gambar
  Ilustrasi saham dan Greenland (Pic: Trinity AI/Meta AI) Pasar tidak bertanya “apakah dunia lebih adil?”, tetapi “apakah dunia sedikit lebih tenang hari ini?” Pernyataan politik Amerika Serikat terkait Greenland pada awal 2026 memicu respons cepat di pasar keuangan global, khususnya pasar saham Asia.  Meskipun tidak berkaitan langsung dengan fundamental ekonomi Asia, beberapa indeks regional menunjukkan penguatan jangka pendek.  Artikel ini menganalisis fenomena tersebut melalui kerangka  risk perception theory ,  geopolitical signaling , dan  financial market psychology , dengan menunjukkan bahwa penguatan pasar lebih mencerminkan penurunan ketidakpastian geopolitik dibandingkan optimisme struktural.  Studi ini menegaskan bahwa pasar modern merespons  narasi kekuasaan  sama intensnya dengan data ekonomi riil. Pendahuluan Dalam sistem keuangan global yang saling terhubung, pernyataan politik negara adidaya dapat memicu reaksi pasar lintas be...

Jejak Global Perusahaan Tiongkok: Efisiensi Pembangunan atau Pola Ekstraksi Neo-Merkantilis?

Gambar
Ilustrasi pembangunan oleh perusahaan Tiongkok (Pic: Grok) Sebuah Analisis Kritis atas Kasus Nepal, Indonesia, dan Negara Berkembang Kasus tuduhan korupsi Bandara Internasional Pokhara di Nepal yang menyeret puluhan individu dan perusahaan asal Tiongkok kembali memicu perdebatan global mengenai karakter proyek-proyek infrastruktur Tiongkok di luar negeri.  Artikel ini menganalisis apakah kinerja negatif tersebut bersifat insidental atau mencerminkan pola sistemik yang berulang, dengan membandingkan proyek-proyek Tiongkok di Nepal dan Indonesia, termasuk Kereta Cepat Jakarta–Bandung dan industri nikel.  Dengan pendekatan ekonomi politik kritis dan political economy of development, tulisan ini berargumen bahwa masalah utama bukan pada “bangsa Tiongkok” itu sendiri, melainkan pada model ekspansi negara-korporasi yang cenderung eksploitatif, tertutup, dan asimetris terhadap negara mitra. Pendahuluan Dalam dua dekade terakhir, Tiongkok menjelma menjadi aktor pembangunan global utam...