Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspiratif

Hujan Sumatera & Kalimantan: Dari Sumpah Pemuda ke Perjuangan Menyelamatkan Hutan Terbakar

Gambar
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Sumpah Pemuda bukan cuma mengucapkan ikrarnya, melainkan menerjemahkan persatuan menjadi perlindungan nyata bagi manusia dan alam Indonesia Hari ini, 28 Oktober 2026, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Para pemuda 1928 menyatukan Indonesia melalui ikrar, sedangkan para petugas modifikasi cuaca, pemadam karhutla, dan relawan hari ini berjuang menyatukan tenaga untuk melindungi tanah air yang sama. Ada benang merah yang kuat di sini: nasionalisme bukan cuma kesediaan mengibarkan bendera, tetapi juga kesediaan menjaga tanah, udara, kehidupan, dan sesama warga yang berbagi negeri ini. Tema resmi Sumpah Pemuda tahun ini adalah “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tiga kata itu terasa sangat relevan dengan perjuangan menghadapi karhutla.  1928 Pemuda Menyatukan Identitas, 2026 Persatuan Harus Menjadi Tindakan Pada 27–28 Oktober 1928, pemuda dari berbagai organisasi dan latar belakang menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu baha...

Dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon , 81 Penyair Indonesia Bicara Tentang Indonesia 'Merdeka Katamu'

Gambar
  Kontributor : Lasman Simanjuntak JAKARTA- Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menurut rencana akan menjadi pembicara utama peluncuran buku antologi puisi 81 penyair bicara tentang Indonesia  "Merdeka Katamu" yang akan diikuti dengan parade baca puisi oleh Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bachri, Jose Rizal Manua, dan masih banyak lagi. Acara sastra-masih dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke 81 tahun-  dimana TISI sebagai penggagas dan pelaksana, akan berlangsung di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Lantai 4, Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Minggu 6 September 2026 mulai.pukul 13.30 WIB s/d pukul 17.30 WIB. "Kami mengundang para seniman dan budayawan di Jakarta untuk menghadiri  peluncuran buku antologi puisi 81 penyair bicara tentang Indonesia  'Merdeka Katamu' yang nanti juga akan diikuti diskusi berhadiah buku dan uang tunai," ujar Octavianus Masekha , Ketua Taman Inspirasi Sastra In...

Pria Dayak: Gagah, Jujur, Tangguh, dan Memiliki Karisma yang Tenang

Gambar
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Pria Dayak adalah hutan. Hutan tidak banyak bicara, tetapi ia menyimpan kehidupan, ketahanan, dan kebijaksanaan yang terbentuk selama ribuan tahun Ketika mendengar kata  Dayak , banyak orang langsung membayangkan tubuh atletis, tato tradisional, telinga panjang, mandau, rumah panjang, serta hidup di pedalaman. Sebagian gambaran itu memiliki dasar sejarah, tetapi sebagian lagi merupakan stereotip yang terlalu disederhanakan. Yang sering terlupakan adalah bahwa  “Dayak” bukan satu suku , melainkan payung bagi ratusan subkelompok etnis di Kalimantan. Siapa Sebenarnya Orang Dayak? Istilah  Dayak  mencakup lebih dari  200 subetnis , antara lain: Ngaju Kenyah, Kayan, Iban, Ma’anyan, Benuaq, dan Ot Danum. Masing-masing memiliki bahasa, adat, pakaian, dan sejarah yang berbeda. Jadi mengatakan “orang Dayak” sama seperti mengatakan “orang Eropa”, benar sebagai kelompok besar, tetapi sangat beragam di dalamnya. Meng apa Banyak yang Dianggap Gagah? ...