Hujan Sumatera & Kalimantan: Dari Sumpah Pemuda ke Perjuangan Menyelamatkan Hutan Terbakar
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Sumpah Pemuda bukan cuma mengucapkan ikrarnya, melainkan menerjemahkan persatuan menjadi perlindungan nyata bagi manusia dan alam Indonesia Hari ini, 28 Oktober 2026, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Para pemuda 1928 menyatukan Indonesia melalui ikrar, sedangkan para petugas modifikasi cuaca, pemadam karhutla, dan relawan hari ini berjuang menyatukan tenaga untuk melindungi tanah air yang sama. Ada benang merah yang kuat di sini: nasionalisme bukan cuma kesediaan mengibarkan bendera, tetapi juga kesediaan menjaga tanah, udara, kehidupan, dan sesama warga yang berbagi negeri ini. Tema resmi Sumpah Pemuda tahun ini adalah “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tiga kata itu terasa sangat relevan dengan perjuangan menghadapi karhutla. 1928 Pemuda Menyatukan Identitas, 2026 Persatuan Harus Menjadi Tindakan Pada 27–28 Oktober 1928, pemuda dari berbagai organisasi dan latar belakang menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu baha...