Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nurani

33 Negara Mengeluarkan Imbauan Stok Makanan di Tengah Eskalasi Ketegangan AS-Iran

Gambar
  Ilustrasi (Pic: Meta AI) Dunia memang sedang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko yang makin beragam. Tetapi kesiapsiagaan bukan bukti bahwa pemerintah mengetahui tanggal dimulainya perang 33 negara yang mengeluarkan imbauan berasal dari kompilasi panduan darurat nasional yang diterbitkan pada waktu berbeda, bukan satu perintah global yang diumumkan serentak. Kebanyakan menyarankan persediaan untuk 72 jam, sementara beberapa negara menganjurkan sekitar satu minggu atau lebih. Ini bukan khayalan media sosial. Associated Press melaporkan bahwa pejabat AS secara tertutup telah memperingatkan sejumlah negara Timur Tengah tentang kemungkinan serangan baru terhadap Iran setelah pemilu sela AS, serta risiko pembalasan Iran terhadap fasilitas energi dan infrastruktur penting. Jadi, dua hal itu terjadi dalam konteks geopolitik yang sama-sama tegang, tetapi belum ada bukti bahwa imbauan kesiapsiagaan 33 negara merupakan respons terkoordinasi terhadap satu rencana serangan Iran. Dar...

Flávio Bolsonaro Kalah Pilpres Putaran Kedua: Suaka di Miami, Demokrasi di Brasil

Gambar
Ilustrasi (Pic: Meta AI) Seorang politisi yang mengklaim dirinya mewakili kehendak rakyat justru harus meninggalkan negaranya untuk mempertahankan panggung politiknya Politik internasional sudah seperti drama keluarga yang modalnya pesawat pribadi, surat terbuka, dan seorang presiden yang merasa kalah pemilu berarti dirinya baru saja menjadi korban kudeta. Tapi ada satu detail yang membuat ceritanya jauh lebih menarik daripada sekadar, “anak Bolsonaro kabur ke Miami, lalu Trump menyediakan sofa politik.”  Flávio Bolsonaro memang pergi ke Amerika Serikat setelah kalah dari Lula, sempat menyebut dirinya presiden terpilih yang sah, lalu mengubah klaimnya menjadi pemimpin oposisi Brasil. Trump kemudian mengatakan ia boleh tinggal di AS selama yang ia inginkan. Namun, izin tinggal dan dukungan politik adalah dua hal yang berbeda. Mari kita bedah apakah menjadi sekutu Washington bisa menjadi semacam asuransi politik bagi elite yang kalah di negaranya sendiri? Kalah, Pergi, lalu Mengklaim...