Dua Remaja Palestina Tewas demi Mempertahankan Domba & Struktur Kekuasaan Timpang di Tepi Barat
Ilustrasi (Pic: Meta AI) Domba cuma aktor pendukung, tanah adalah panggungnya, serta kekuasaan adalah sutradaranya. Dan dua remaja itu yang membayar harga paling mengerikan Yang membuat kasus ini begitu mengerikan justru bukan sekadar “rebutan domba”. Kalau kita berhenti pada kalimat “dua remaja mati karena konflik soal ternak” , kita kehilangan struktur politik di belakangnya. Menurut laporan Reuters dan WAFA, pasukan Israel masuk ke al-Mughayyir untuk memberikan keamanan kepada polisi dan seorang warga Israel yang hendak mengambil kembali ternak. Warga Palestina kemudian menghadang rombongan tersebut; versi militer Israel menyebut terjadi “violent disturbance” dan pelemparan batu, lalu pasukan menembak orang yang dianggap sebagai provokator utama. Jadi ada dua narasi kausal : Versi Palestina: pemukim datang, ternak hendak diambil, warga mempertahankan miliknya, pasukan Israel ikut masuk, terjadi penembakan. Versi militer Israel : pasukan meng...