Diplomat Tak Sanggup Mendengar: Walk out, Pidato, & Kebakaran Diplomatik di PBB
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Adegan PBB tahun ini menarik bukan cuma karena siapa yang walkout, tetapi juga siapa yang tetap duduk, siapa yang tetap berbicara, dan siapa yang mulai kehilangan monopoli untuk mendefinisikan apa yang disebut “perdamaian” Pada 22 September 2026, Emmanuel Macron menggunakan pidato terakhirnya di Majelis Umum PBB sebelum meninggalkan jabatan untuk menyerang narasi bahwa situasi Gaza sudah menjadi “perdamaian”. Macron secara khusus mengatakan bahwa tidak satu pun koridor kemanusiaan Gaza dibuka kembali , meskipun Donald Trump sebelumnya menggambarkan rencana Gaza sebagai keberhasilan diplomatik. Macron menyebut keadaan itu sebagai sebuah “spectacle that should shame us all” dan memperingatkan bahwa dunia tidak boleh kembali kepada “law of the jungle”. Yang menarik, Macron tidak hanya bicara Gaza. Dia juga menyorot Tepi Barat , Hamas tidak pernah beroperasi di Tepi Barat, katanya, sehingga kekerasan dan ekspansi per...