Decapitation Strike dan Krisis Legitimasi Perang: Pembunuhan Ali Larijani dan Pengunduran Diri Joe Kent dalam Konflik Iran–AS–Israel 2026
Ali Larijani dan Joe Kent (Pic: Marwan Naamani/ZUMAPRESS) Satu misil presisi bisa menghilangkan seorang tokoh negara dalam beberapa detik. Tetapi satu surat pengunduran diri pejabat intelijen bisa membuat alasan perang itu sendiri dipertanyakan oleh dunia Konflik Iran–AS–Israel tahun 2026 menunjukkan interaksi kompleks antara operasi militer presisi dan kontestasi narasi politik domestik di negara penyerang. Artikel ini menganalisis dua peristiwa penting: pembunuhan tokoh keamanan Iran, Ali Larijani, serta pengunduran diri Direktur National Counterterrorism Center, Joe Kent, yang menyatakan Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap Amerika Serikat sebelum perang dimulai. Studi ini menunjukkan bahwa keberhasilan taktis di medan tempur dapat berjalan bersamaan dengan krisis legitimasi di tingkat politik domestik. Pendahuluan Perang modern tidak hanya berlangsung melalui operasi militer, tetapi juga melalui kompetisi narasi mengenai legitimasi penggunaan kekuatan....