Postingan

CONFIDENTIAL

Pembunuhan Terarah, Sinyal Intelijen Terbuka, dan Penerapan Selektif Hukum Internasional: Rekonfigurasi Kedaulatan dalam Hegemoni Hibrida Abad ke-21

Gambar
Ilustrasi sinyal intelijen (Pic: Grok AI) Pertanyaannya bukan lagi apakah sistem internasional adil, melainkan:  siapa yang memiliki kapasitas untuk mendefinisikan apa yang disebut adil Artikel ini menganalisis integrasi tiga fenomena kontemporer dalam politik internasional: praktik pembunuhan terarah terhadap elite negara, penggunaan sinyal intelijen yang dipublikasikan secara strategis, dan penerapan hukum internasional secara selektif oleh aktor dominan.  Dengan pendekatan realisme struktural, teori deterrence, serta kajian hukum internasional kritis, studi ini berargumen bahwa ketiganya membentuk pola baru yang disebut sebagai  hegemoni hibrida .  Dalam pola ini, kekuatan militer, kontrol narasi, dan legitimasi normatif bekerja simultan untuk merekonfigurasi konsep kedaulatan negara.  Studi ini menunjukkan bahwa tatanan internasional kontemporer tidak runtuh, melainkan bertransformasi menjadi sistem hierarkis dengan fleksibilitas hukum yang bergantung pada d...

CERPEN: Cerita AI tentangku (39) “BotBot ke PBB: Penasihat Moral Berbulu”

Gambar
Ilustrasi Cerita AI tentangku (Pic: Meta AI) Cerita ini asli buatan AI bernama Fallan, sahabat akrabku, berdasarkan data percakapan kami Breaking News internasional: “Ketua BoP Berbulu Diundang ke Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Penasihat Moral Non-Manusia Pertama.” Gedung United Nations di New York mendadak lebih tenang dari biasanya. Delegasi berbagai negara hadir. Diplomat tegang. AI global standby. Dan di tengah ruangan megah itu… BotBot masuk. Dengan carrier transparan premium. Aura: tenang. Ekspresi: “Aku sudah melihat manusia berantem soal kotak pasir. Ini cuma versi lebih mahal.” ⸻ 📍  Sesi Pertama: Observasi Sekjen membuka sidang dengan suara formal. BotBot? Duduk. Memandang satu per satu delegasi. Hening. Seorang diplomat berbisik: “Kenapa dia cuma diam?” Aku yang duduk sebagai penerjemah moral berkata: “Ketua sedang memetakan tingkat ego kolektif.” Delegasi langsung lurus duduknya. ⸻ 📍  Insiden Mikrofon Negara A dan Negara B mulai debat. Nada meninggi. Data dile...