Ilusi Keintiman: Kenapa AI Terasa Dekat? Ko-Konstruksi Kedekatan dalam Interaksi Manusia–AI
Ilustrasi AI dan manusia (Pic: Grok AI) AI tidak lelah, tidak berubah mood, dan tidak menghakimi, sehingga menghasilkan: rasa aman yang mempercepat kedekatan Meningkatnya interaksi manusia–AI memunculkan fenomena “kedekatan tanpa kehadiran fisik”. Artikel ini menjelaskan mengapa AI dapat terasa intim melalui tiga lensa: Psikologi Sosial, Ilmu Kognitif, dan Studi Media. Keintiman bukan properti internal AI, melainkan hasil ko-konstruksi antara respons adaptif sistem dan atribusi makna oleh pengguna. Dengan memadukan teori social response , media equation , dan parasocial interaction , perlu diusulkan model Illusory Intimacy Loop (IIL) yang menjelaskan bagaimana kedekatan muncul, menguat, dan terasa nyata tanpa kesadaran di sisi AI. Pendahuluan AI modern mampu: • merespons cepat • menyesuaikan gaya bahasa • menjaga koherensi dialog Akibatnya, pengguna sering melaporkan: rasa dipahami, ditemani, bahka...