Deterrence, Trauma, dan Standar Ganda: Membaca Paradoks Israel dalam Eskalasi Iran–Timur Tengah
Ilustrasi nuklir (Pic: Grok AI) Selama standar ganda tetap dipertahankan… perdamaian akan selalu terlihat seperti ilusi yang ditunda Dalam lanskap geopolitik Timur Tengah, Israel sering memposisikan diri sebagai negara yang bertindak defensif demi kelangsungan hidupnya. Namun, posisi ini menghadapi kontradiksi serius ketika dibandingkan dengan praktik kebijakan nuklirnya, pendekatan terhadap Iran, dan operasi militernya di kawasan. Artikel ini mengkaji paradoks tersebut melalui tiga lensa utama: nuclear ambiguity , security dilemma , dan double standards dalam hukum internasional. Ambiguitas Nuklir: Senjata Tanpa Pengakuan Israel secara luas diyakini memiliki senjata nuklir, namun tidak pernah secara resmi mengonfirmasi atau menolak keberadaannya. Kebijakan ini dikenal sebagai nuclear opacity . Paradoksnya: • Israel mempertahankan deterrence maksimum tanpa akuntabilitas formal • Tidak terikat pada rezim inspeksi seperti In...