Postingan

CONFIDENTIAL

Radikalisasi Individu dan Krisis Makna Politik: Analisis Psikososial atas Insiden Penembakan Gedung Putih 2026

Gambar
    Ilustrasi Gedung Putih (Pic: Meta AI) Gejala dari masyarakat yang semakin terpolarisasi dan kehilangan ruang dialog sehat Insiden penembakan pada acara White House Correspondents’ Dinner memunculkan pertanyaan penting mengenai radikalisasi individu dalam iklim politik yang sangat terpolarisasi.  Fakta bahwa tersangka merupakan individu berpendidikan tinggi, pengajar, dan pengembang game menantang stereotip umum tentang pelaku kekerasan politik.  Tulisan ini menganalisis kemungkinan motif melalui perspektif psikologi politik, alienasi sosial, dan ekstremisasi personal. Pendahuluan Masyarakat sering membayangkan pelaku kekerasan politik sebagai: tidak terdidik impulsif atau “bodoh” Namun sejarah justru menunjukkan: banyak pelaku ekstrem memiliki kecerdasan tinggi dan pendidikan baik. Kasus ini menarik karena tersangka: guru/pengajar berlatar teknik & komputer terhubung dengan dunia intelektual dan kreatif.   Relative Deprivation Theory Menurut Ted Rob...