Anak Sebagai Ujian dalam Kehidupan: Struktur Biopsikospiritual Ketaatan dan Risiko Kedurhakaan
Ilustrasi anak dan orang tua (Pic: Grok AI) Menjadi anak yang baik bukan berarti selalu benar di mata orang tua, tapi tetap menjaga hati mereka… bahkan saat berbeda Dalam Qur’an, anak diposisikan bukan hanya sebagai anugerah, tetapi juga ujian eksistensial yang dapat mengarah pada keselamatan atau kehancuran moral. Bahkan terdapat narasi di mana relasi keluarga menjadi konflik iman, sebagaimana kisah anak dari Nuh yang menolak kebenaran. Studi ini bertujuan menganalisis bagaimana Islam merumuskan adab anak terhadap orang tua sebagai mekanisme pencegahan kedurhakaan, dengan pendekatan teologis, psikologis, dan etika normatif. Pendahuluan Islam memandang keluarga sebagai unit pertama pembentukan moral. Namun relasi ini tidak steril dari konflik. Ayat kunci: “Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu…” (QS. At-Taghabun: 14) Makna “musuh” di sini bukan kebencian biologis, tetapi penghalang menuju ketaatan kepada T...