Postingan

CONFIDENTIAL

Dari Retribusi ke Transformasi: Model Keadilan Restoratif Penanganan Kekerasan Seksual Digital di Lingkungan Pendidikan

Gambar
    Ilustrasi (Pic: Grok AI) Berubah— bukan karena takut… tapi karena mereka akhirnya mengerti Respons terhadap kekerasan seksual berbasis digital di lingkungan pendidikan sering kali terjebak dalam pendekatan retributif yang menekankan penghukuman publik.  Tulisan ini mengajukan pendekatan alternatif berbasis keadilan restoratif yang berfokus pada perubahan perilaku pelaku, pemulihan korban, dan pencegahan keberulangan.  Dengan menganalisis dinamika kasus di lingkungan Universitas Indonesia, artikel ini menunjukkan bahwa sistem transformasional lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan penghukuman sosial yang bersifat reaktif. Pendahuluan Kekerasan seksual digital menghadirkan dilema klasik dalam sistem keadilan: apakah tujuan utama adalah menghukum… atau mencegah agar tidak terulang? Di era media sosial, tekanan publik sering mendorong: • penghukuman cepat • eksposur massal • dehumanisasi pelaku Namun, pendekatan ini sering gagal menjawab pertanyaan men...

Strategic Chokepoint Warfare & Coercive Maritime Politics: Selat Hormuz dalam Eskalasi Konflik Iran–AS

Gambar
Ilustrasi konfrontasi di Selat Hormuz (Pic: Grok AI) Keadilan telah lama bernegosiasi dengan kekuasaan, dan sering kali kalah Di panggung geopolitik yang gemar menyamar sebagai panggung moral, Selat Hormuz berubah dari sekadar jalur energi menjadi alat pemerasan global yang dilegalkan oleh retorika keamanan.  Ketika Amerika Serikat mengerahkan kekuatan maritimnya untuk menekan aliran ekonomi lawan, dan Iran membalas dengan mengunci salah satu urat nadi perdagangan dunia, yang tersisa bukan lagi pertanyaan hukum, melainkan siapa yang memiliki hak untuk mendefinisikan hukum itu sendiri.  Strategic chokepoint warfare  dan  coercive maritime politics  dalam konteks ini tidak sekadar strategi, tetapi manifestasi telanjang dari sistem internasional yang memuja kekuatan sambil berpura-pura berbicara tentang keadilan. Selat Hormuz adalah jalur sempit yang mengalirkan ±20% minyak dunia. Siapa yang mengontrolnya = punya  senjata geopolitik global. Paradoks Ceasefire ...