Bully dalam Balutan Aliansi: Kritik Malcolm Turnbull terhadap Hegemoni Amerika Serikat di Era Trump
Ilustrasi Malcolm Turnbull dan Donald Trump (Pic: Meta AI) Kritik Malcolm Turnbull terhadap pemerintahan Trump adalah lebih dari sekadar serangan personal Artikel ini mengevaluasi kritik mantan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull terhadap kebijakan dan perilaku Presiden Amerika Serikat Donald Trump, khususnya penyebutan Trump sebagai “bully” dalam konteks tatanan politik global yang berubah. Melalui pendekatan hubungan internasional kritis dan realisme struktural, artikel ini menunjukkan bahwa kritik tersebut mencerminkan kegelisahan negara menengah terhadap dominasi hegemonik, ketegangan aliansi tradisional, dan perlunya strategi diplomatik yang adaptif di tengah disrupsi global. Penelitian ini menggunakan data pernyataan politik, konteks AUKUS, serta dinamika kebijakan luar negeri Australia dalam hubungan dengan AS. Pendahuluan Pada Januari 2026, Malcolm Turnbull, mantan Perdana Menteri Australia, menyerukan kepada pemerintah Canberra untuk “mengakui rea...