Mengapa Tuhan Membiarkan Kejahatan? Problem of Evil dalam Filsafat, Teologi Islam, dan Krisis Makna Manusia
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Iman bukan berarti memahami seluruh rahasia Tuhan. Kadang iman berarti tetap mencari cahaya meski berdiri di tengah dunia yang sering terasa gelap Keberadaan kejahatan dan penderitaan merupakan salah satu problem tertua dalam sejarah pemikiran manusia. Jika Tuhan Maha Kuasa, Maha Mengetahui, dan Maha Baik, mengapa perang, penyakit, pemerkosaan, kelaparan, dan kematian anak-anak tetap terjadi? Pertanyaan ini dikenal dalam filsafat sebagai Problem of Evil . Tulisan ini mengkaji persoalan tersebut melalui pendekatan filsafat agama, psikologi eksistensial, dan teologi Islam. Analisis menunjukkan bahwa problem kejahatan bukan hanya persoalan logika tentang Tuhan, tetapi juga persoalan makna, kebebasan, dan keterbatasan manusia dalam memahami realitas. Problem yang Mengguncang Langit Pertanyaan ini sederhana… tapi brutal. Kalau Tuhan: Maha Kuasa Maha Baik Maha Mengetahui lalu kenapa ada: perang genosida anak kelaparan penyakit mema...