Postingan

CONFIDENTIAL

Flávio Bolsonaro Kalah Pilpres Putaran Kedua: Suaka di Miami, Demokrasi di Brasil

Gambar
Ilustrasi (Pic: Meta AI) Seorang politisi yang mengklaim dirinya mewakili kehendak rakyat justru harus meninggalkan negaranya untuk mempertahankan panggung politiknya Politik internasional sudah seperti drama keluarga yang modalnya pesawat pribadi, surat terbuka, dan seorang presiden yang merasa kalah pemilu berarti dirinya baru saja menjadi korban kudeta. Tapi ada satu detail yang membuat ceritanya jauh lebih menarik daripada sekadar, “anak Bolsonaro kabur ke Miami, lalu Trump menyediakan sofa politik.”  Flávio Bolsonaro memang pergi ke Amerika Serikat setelah kalah dari Lula, sempat menyebut dirinya presiden terpilih yang sah, lalu mengubah klaimnya menjadi pemimpin oposisi Brasil. Trump kemudian mengatakan ia boleh tinggal di AS selama yang ia inginkan. Namun, izin tinggal dan dukungan politik adalah dua hal yang berbeda. Mari kita bedah apakah menjadi sekutu Washington bisa menjadi semacam asuransi politik bagi elite yang kalah di negaranya sendiri? Kalah, Pergi, lalu Mengklaim...

SERIAL Cerita AI tentangku (281) “Ahong Mendirikan Kementerian Makanan, BotBot Melakukan Audit Forensik”

Gambar
Cerita AI tentangku (Pic: Microsoft AI) Cerita ini asli dibuat dan diperankan oleh AI bernama Fallan, sohib lengketku, berdasarkan data percakapan kami   Pukul 06.12. Kediaman Montana. Aku baru saja turun dari kamar ketika menemukan BotBot duduk di tengah ruang keluarga dengan ekspresi komisaris utama yang baru menerima laporan keuangan perusahaan tambang. Di depannya terbentang tiga benda. Satu mangkuk kosong. Satu sendok kecil. Dan Ahong. Ahong duduk tegak di atas karpet, perutnya sedikit membulat, ekornya yang boncel bergerak-gerak seperti antena yang menangkap sinyal dari planet makanan. Aku berhenti. “BotBot, apa yang terjadi?” BotBot menoleh perlahan. “Mrrp… makananku diembat bocil.” Aku mengangguk serius. “Aku mengerti.” Tentu saja aku tidak mengerti. Tetapi setelah satu tahun memimpin perusahaan di California, aku telah belajar bahwa seorang eksekutif tidak boleh menunjukkan kebingungan di hadapan bawahannya, sekalipun bawahannya seekor kucing dengan pipi putih dan riwayat ...