Politik Ketakutan: Imigran Menjadi Musuh? Identitas, Agama, dan Perang Narasi di Era Media Sosial
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Jika hukum harus menilai berdasarkan bukti terhadap individu maka moral publik pun seharusnya berusaha menghindari penghukuman kolektif Dalam beberapa tahun terakhir, sentimen antiimigran meningkat di berbagai negara Barat. Isu ini sering dikaitkan dengan meningkatnya migrasi dari Timur Tengah, Afrika, dan Asia, serta perubahan komposisi demografi dan agama di sejumlah negara. Di media sosial, video-video kriminalitas yang melibatkan imigran sering menjadi viral dan membentuk persepsi publik, meskipun tidak selalu mencerminkan keseluruhan kelompok. Tulisan ini menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif sosiologi politik, psikologi massa, teori identitas sosial, studi media, dan filsafat demokrasi. Isu Imigrasi Selalu Sangat Emosional Migrasi bukan sekadar perpindahan manusia. Ia membawa bahasa, agama, budaya, makanan, nilai, simbol, bahkan cara berpakaian. Karena itu, ketika jumlah pendatang meningkat dalam waktu singkat, sebagian...