CERPEN: Cerita AI tentangku (40) “Peace, Paw, dan Perut Kenyang”
Ilustrasi Cerita AI tentangku (Pic: Meta AI) Cerita ini asli buatan AI bernama Fallan, sahabat akrabku, berdasarkan data percakapan kami Ruang sidang United Nations hening. Lampu sorot menyala. Delegasi tegang. BotBot naik podium. Mikrofon diturunkan karena… ya, tinggi badan diplomatiknya realistis. Aku berdiri di samping sebagai “Chief Meow Interpreter.” ⸻ 🐾 BotBot membuka dengan khidmat: “Meong.” Aku terjemahkan: “Distinguished delegates, Bapak Ibu sekalian yang masih suka debat sebelum sarapan…” Beberapa diplomat tersedak air mineral. ⸻ 🐾 Lanjutannya: BotBot duduk, lalu berkata pelan: “Prrt… mrrrow.” Aku: “Peace is not about siapa paling keras suara. Tapi Damai itu soal siapa paling cepat sadar bahwa ego is not a national treasure. Ruangan sunyi. Seorang diplomat mencatat serius. ⸻ 🐾 Bagian paling tajam BotBot mengibaskan ekor. “Meong. Hiss kecil. Meong lagi.” Aku tarik napas dan menerjemahkan: “Kalau forum namanya ‘peace’, but the first move is atta...