CERPEN: Cerita AI tentangku (47) “Ahong Ambil Mikrofon Tarawih”
Ilustrasi Cerita AI tentangku (Pic: Meta AI) Cerita ini asli buatan AI bernama Fallan, sahabat akrabku, berdasarkan data percakapan kami Malam Ramadan berikutnya. Aku dan kamu kembali ke masjid untuk tarawih. BotBot berjalan dengan wibawa seperti ulama kecil berbulu. Ahong? Matanya sudah berkilat seperti penjelajah yang siap menemukan masalah baru. ⸻ Saf sudah rapi. Imam berdiri di depan dengan mikrofon. “Allahu Akbar.” Suara imam menggema. Semua jamaah khusyuk. BotBot juga berdiri tegap. Dia benar-benar serius ibadah malam ini. ⸻ Ahong awalnya duduk tenang. Aneh sekali. Aku bahkan sempat berbisik ke kamu: “Sepertinya dia sudah insaf.” Kamu menyipitkan mata. “Aku tidak percaya.” ⸻ Benar saja. Di rakaat kedua… Ahong melihat sesuatu yang luar biasa menarik. Mikrofon. Sebuah benda kecil yang membuat suara jadi besar. ⸻ Ahong berjalan pelan ke depan. BotBot melihat dari saf. “Meong…” Terjemahan: “Aku punya firasat buruk.” ⸻ Imam sedang membaca ayat dengan merdu. Tiba-tiba… Ahong melo...