Cinta Dua Tahun, Lupa Dua Puluh Tahun: Bias Kognitif dan Krisis Moral dalam Prioritas Relasi Generasi Modern
Ilustrasi pertengkaran anak dan orang tua (Pic: Grok AI) Manusia tidak selalu mencintai yang paling berjasa… tetapi yang paling mampu memicu emosi saat ini Fenomena di mana individu memprioritaskan relasi romantis jangka pendek dibanding kontribusi jangka panjang dari orang tua mencerminkan distorsi penilaian moral dan kognitif. Artikel ini mengkaji fenomena tersebut melalui pendekatan psikologi kognitif, filsafat moral, dan perspektif sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksi antara recency effect , hedonic adaptation , dan novelty bias berkontribusi terhadap devaluasi jasa orang tua. Fenomena ini diperparah oleh melemahnya nilai syukur dalam struktur moral individu modern. Implikasi menunjukkan adanya krisis etika relasional dalam masyarakat kontemporer. Pendahuluan Relasi keluarga secara historis dipandang sebagai fondasi utama dalam pembentukan individu. Namun, dalam dinamika modern, terjadi pergeseran nilai di mana rela...