NATO, Trump, dan Iran: Diplomasi Sekutu atau Politik Ketergantungan?
Ilustrasi)Pic: Grok AI) “Dalam aliansi militer, pujian kadang merupakan bahasa diplomasi, bukan selalu bahasa kekaguman.” Jika muncul pertanyaan, m engapa banyak pemimpin NATO tampak ramah kepada Trump? Maka jawabannya sederhana, hal itu terjadi karena Amerika Serikat adalah pilar utama NATO. Secara kasar, AS menyumbang porsi terbesar kemampuan militer NATO, memiliki payung nuklir NATO, menyediakan intelijen strategis, logistik, transportasi militer, dan komando operasi. Tanpa Amerika, NATO memang tetap ada. Tetapi kekuatan militernya akan jauh berkurang. Maka secara diplomatik, menjaga hubungan baik dengan Washington merupakan kepentingan hampir semua anggota. Apakah Mereka Takut? Kata “takut” mungkin terlalu sederhana. Sebab dalam hubungan internasional, yang lebih tepat adalah dependensi strategis. Kalau sebuah negara sangat bergantung pada senjata, radar, satelit, sistem rudal, serta intelijen, maka ia akan berhitung sangat hati-hati t...