Geneva 2026: Ketika Perdamaian Ditandatangani, tetapi Kecurigaan Tidak
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Musuh tidak gagal berdamai karena mereka saling membenci. Tetapi karena mereka lebih takut pada perdamaian daripada pada perang itu sendiri Bayangkan… Utusan Trump dan perwakilan Iran berjabat tangan. Flash kamera menyala, pasar saham tersenyum, harga minyak turun. Tetapi… di Yerusalem, banyak orang justru bertanya: “Apa yang sebenarnya baru saja dijual?” Sementara di Lebanon, Israel masih membombardir yang katanya Hezbollah, namun yang menjadi korban justru rakyat sipil dan jurnalis. Perdamaian Ini Tidak Menyelesaikan Masalah Kalau kita baca isi MoU, yang selesai adalah perang terbuka, blokade, dan krisis Selat Hormuz. Tetapi yang belum selesai program nuklir Iran, Hezbollah, Lebanon, sanksi, dan kepercayaan. Mengapa Israel Kesal? Karena Israel punya ketakutan eksistensial. Mereka melihat Iran tidak kalah. Bahkan sebaliknya, Iran masih punya pemerintahan, masih punya pengaruh regional, masih punya program nuklir sipil, bahkan memperoleh pelua...