Menyelamatkan Masa Kanak-Kanak: Hari Anak Nasional, Krisis Moral, dan Masa Depan Generasi Indonesia
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Investasi terbesar bukan hanya pada infrastruktur atau kecerdasan buatan, melainkan pada pembentukan manusia yang berilmu, berakhlak, tangguh, dan mampu menggunakan kebebasan dengan kebijaksanaan Setiap peringatan Hari Anak Nasional seharusnya tidak hanya menjadi seremoni penuh balon, panggung hiburan, atau slogan “anak adalah masa depan bangsa”. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: masa depan seperti apa yang sedang kita wariskan kepada anak-anak? Anak Indonesia hari ini tumbuh dalam dunia yang belum pernah dialami generasi sebelumnya. Mereka tidak hanya berhadapan dengan tantangan di sekolah atau lingkungan sekitar, tetapi juga dengan algoritma media sosial yang bekerja selama 24 jam sehari, membentuk cara berpikir, standar kecantikan, identitas, hubungan sosial, bahkan pandangan mereka tentang seksualitas, agama, keluarga, dan makna hidup. Dunia digital telah menjadi “pendidik kedua”, bahkan bagi sebagian anak, lebih berpengaruh...