Postingan

Kimberly Guilfoyle, Kedaulatan Yunani, & Batas Tipis antara Diplomasi, Coercive Statecraft, dan Dugaan Intervensi Politik

Gambar
  Ilustrasi (Pic: Meta AI) Kasus ini layak diperiksa secara institusional bukan karena kita sudah punya bukti “kudeta Amerika” tetapi karena pertanyaan penyalahgunaan kekuasaan atau tuduhan yang tidak berdasar? Ketika seorang duta besar berbicara seolah pergantian pemerintahan adalah instrumen kebijakan luar negeri, masalahnya bukan cuma kalimatnya, tetapi apa yang kalimat itu ungkapkan tentang distribusi kekuasaan. Ini bukan kutipan yang muncul dari akun anonim media sosial.  Wall Street Journal  melaporkan bahwa dalam sebuah makan malam di Athena pada  Maret 2026 , Duta Besar AS untuk Yunani  Kimberly Guilfoyle  terlibat perdebatan dengan Menteri Energi Yunani  Stavros Papastavrou . Ketika pembicaraan mengarah kepada keruntuhan pemerintahan Romania yang saat itu dianggap akan segera terjadi, Guilfoyle dilaporkan mengatakan:  “We can do that to any country we want. We can do that here.” Menurut sumber WSJ yang hadir atau mendapat informasi mengen...