Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

Pancasila Sakti, tetapi Rakyat Pergi: Ideologi Bertahan sementara Harapan Berpindah Negara

Gambar
  Ilustrasi (Pic: Grok AI) Pancasila yang hidup adalah Pancasila yang membuat orang bebas pergi, tetapi punya alasan kuat untuk kembali, berkontribusi, dan merasa bahwa keadilan sosial memang mungkin dibangun di rumah sendiri Pancasila Sakti sebenarnya bukan berarti rakyat Indonesia harus tinggal di Indonesia, ini fondasi pertama. Pancasila tidak pernah bermakna:  “Kalau lo cinta Indonesia, lo harus mencari nafkah di Indonesia.” Seseorang bekerja di Jepang, Australia, Singapura, Eropa, Timur Tengah, atau negara lain  tidak otomatis sedang mengkhianati Pancasila . Migrasi adalah fenomena ekonomi-demografis yang normal. Bahkan BPS baru merilis  Profil Migran Hasil Susenas 2025  pada 28 September 2026 dan menjelaskan bahwa perbedaan peluang ekonomi, akses layanan, serta kualitas fasilitas merupakan faktor pendorong utama perpindahan penduduk.  BPS juga secara khusus menerbitkan analisis mobilitas tenaga kerja 2025 yang mencakup pengalaman bekerja di luar neger...