Negara Bayangan di Gurun Irak: Israel, Kedaulatan, dan Logika Kekuasaan yang Bergerak Diam-Diam
Ilustrasi penyerangan terhadap penggembala (Pic: Grok AI) Dalam banyak perang modern, warga sipil sering mati bukan karena mereka menyerang, tetapi karena mereka melihat sesuatu yang tidak boleh mereka lihat Kasus kematian Awad al-Shammari bukan sekadar tragedi seorang penggembala miskin yang “salah tempat, salah waktu.” Ia terasa seperti adegan kecil dalam drama geopolitik raksasa: gurun sunyi, helikopter tanpa identitas, pangkalan rahasia, negara asing, lalu seorang warga sipil hangus bersama truknya karena melihat terlalu banyak. Seperti novel spionase John le Carré yang dicampur aroma solar dan debu Timur Tengah. Bedanya, ini bukan fiksi. Berbagai laporan media internasional, termasuk investigasi yang dikaitkan dengan The New York Times dan sebelumnya The Wall Street Journal, menyebut adanya dugaan pangkalan rahasia Israel di gurun Irak untuk mendukung operasi terhadap Iran. Inti Masalahnya Bukan Sekadar “Israel Jahat” Kalau dibedah secara ilmiah-polit...