Konsumerisme Lebaran: Transformasi Ritual Keagamaan dalam Logika Kapitalisme Budaya di Indonesia
Ilustrasi konsumerisme Lebaran (Pic: Grok AI) Lebaran itu seperti cermin. Sebagian orang melihatnya sebagai momen kembali ke Tuhan. Sebagian lagi… melihatnya sebagai panggung untuk “terlihat berhasil” Idul Fitri di Indonesia tidak hanya menjadi perayaan religius, tetapi juga fenomena ekonomi-budaya yang kompleks. Artikel ini menganalisis bagaimana praktik konsumsi seperti pembelian pakaian baru, makanan berlimpah, dan tradisi mudik mengalami transformasi menjadi bagian dari sistem kapitalisme budaya. Dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan sosiologi konsumsi, ekonomi budaya, dan studi agama, penelitian ini menunjukkan bahwa konsumerisme Lebaran merupakan hasil interaksi antara simbol religius, tekanan sosial, dan mekanisme pasar. Pendahuluan Idul Fitri secara teologis merupakan momen: • kemenangan spiritual • penyucian diri • kembali ke fitrah Namun dalam praktik sosial modern, Lebaran juga identik dengan: • lonjakan belanja • konsumsi massal • ...