Netanyahu: Israel Bukan Penjajah, Hanya Mengembalikan Tanah Leluhur
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Leluhur boleh menjadi bagian dari ingatan sebuah bangsa. Namun, ingatan itu bukan akta kepemilikan yang otomatis mengalahkan hak orang yang hidup hari ini Pada 16 Oktober 2026, Netanyahu merespons kritik Obama dengan mengatakan bahwa bangsa Yahudi bukanlah foreign occupiers di tanah leluhur mereka. Ia menyebut Yudea sebagai tanah air historis bangsa Yahudi dan menegaskan bahwa sejarah mereka bukan proyek kolonial serta tanah mereka bukan tanah curian. Pernyataan itu disampaikan melalui video berbahasa Inggris. Kita perlu membedah argumennya, bukan hanya membantahnya dengan slogan. Netanyahu menggunakan hubungan historis untuk menolak label penjajah. Namun, hubungan historis dan status hukum suatu wilayah merupakan dua pertanyaan berbeda. Seseorang bisa benar ketika mengatakan, “Nenek moyangku pernah tinggal di sana,” tetapi kesimpulan “karena itu aku berhak memerintah wilayah tersebut sekarang” tidak otomatis mengikuti premisnya. Dalam logika, ini m...