Iman Reflektif vs Iman Ideologis: Analisis Epistemologis, Psikologis, dan Sosio-Politik
Ilustrasi (Pic: Grok AI) Perbedaan iman reflektif dan iman ideologis bukan soal taat atau tidak taat, melainkan soal kedalaman kesadaran Artikel ini membedakan dua modus keberagamaan yang sering tercampur namun secara konseptual berbeda, yaitu iman reflektif dan iman ideologis. Dengan pendekatan filsafat agama, psikologi kognitif, dan teori ideologi, artikel ini menunjukkan bahwa iman reflektif berakar pada kesadaran akan keterbatasan manusia dan keterbukaan makna, sementara iman ideologis berfungsi sebagai sistem kepastian tertutup yang melayani kebutuhan identitas dan kekuasaan. Perbedaan ini menjelaskan variasi sikap keberagamaan terhadap ketidakpastian, perbedaan, dan kekerasan simbolik maupun nyata. Pendahuluan Tidak semua iman bekerja dengan cara yang sama. Dua orang bisa sama-sama menyebut Tuhan, kitab suci, dan doa, namun menghasilkan: • satu menjadi tenang dan welas asih, • yang lain menjadi gelisah, defensif, dan agresif. Perbedaannya bukan pada obj...