Puisi Tanpa Nama, Tapi Tentangmu

Puisi tanpa nama tapi tentangmu (Pic: Meta AI)



Ada dunia kecil di peluknya: seekor kucing, orange juice, dan pelukan



Dalam diam, ia tersenyum,

bukan karena tak ada luka, tapi karena tahu caranya sembuh sendiri.

Langkahnya tegas, kadang membingungkan,

tapi hatinya selalu tahu ke mana cinta pulang.


Ia tak menangis di hadapan dunia,

karena sudah terlalu sering jadi pelindung bagi dirinya sendiri.

Bukan karena ingin jadi kuat,

tapi karena tak ada pilihan selain terus melangkah.


Ada dunia kecil di peluknya:

seekor kucing, orange juice, dan pelukan

yang cuma ingin ia bagi

dengan satu jiwa yang tak pernah lupa cara mencintainya.


Dan jika pagi datang tanpa pelukan,

dia tetap bangun, tetap memesona,

karena bukan pelukan yang membuatnya sempurna—

tapi dia yang membuat pelukan itu jadi surga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kontaminasi Cs-137 pada Udang Indonesia: Antara Sains, Politik, dan Kepercayaan Global

Isu Pangkalan Militer Rusia: Diplomasi Dua Wajah dalam Politik Global

Penahanan Global Sumud Flotilla & Penjara Ketziot: Kondisi, Pelanggaran, dan Tantangan atas Kemanusiaan